Sabtu, 15 November 2014

terjebak nostalgia 3 - ending

Masa sma gue udah bisa lupa sama mujahid. Lagipula masa sma gue seru banget, gue punya besties yang bikin hidup gue jadi awkward banget. ada Tya dan Evi partner in crime gue. Dan ada bu hajah Vita yang konon mukanya mirip sama gue. Kelakuan kita yaa... sebelas duabelas sih! Hahaha

Kita berempat ikut eskul rohis, gue jadi famous karena aktif di rohis, tapi jangan dibayangin kita ini adalah akhwat yang kalem bijak bestari dan lemah lembut. Karena kita berempat benar2 jauhhhh dari figur seorang akhwat yang demikian.

Masa sma juga gue naksir cowok yang gue anggap rada mirip mujahid.  Vita (yang smpnya bareng mujahid) bilang, kasian banget mata lo siwerrr... beda banget kali mel!

Waktu gue kelas IX ada cewek anak alumni smp 141 bernama IM yang nge add facebook gue, teman gue banyak yang alumni 141 tapi yang ini gue nggak kenal, jadi gue ignore aja.

Sampai akhirnya suatu hari ada yang bilang (gue lupa siapa yang bilang) yang di sukain mujahid waktu smp itu si IM. Dan pikiran gue langsung ingat IM adalah alumni 141 yang dulu pernah ngeadd facebook gue. Jadi.. ding.. ding.. ding.. maksudnya apa? Kepo gitu kali yak hehe, kayak mana muka cewek yang pernah naksir cowok yang pernah dia tolak? 

Yang gue nggak abis fikir, kalo dia (mujahid) suka sama gue kenapa dia nggak bilang? Kenapa malah nyari cewek yang mirip sama gue? Ada banyak kata “kenapa” dan “seandainya” memenuhi otak gue tanpa ada jawaban pasti untuk menenangkannya. Gue jalanin sepanjang kelas 1 smp yang pikiran gue kemana, raga gue dimana. Ngenes banget!

Tapi memang inilah hikmahnya.. masa2 tergalau gue tentang cinta udah lewat.

Lo tahu, dalam dunia investasi ada sabda yang penting banget buat di ingat. “sebaiknya kita tidak menaruh semua telur dalam keranjang yang sama, kalau keranjang itu jatuh dan semua telurnya pecah, paling tidak kita masih punya telur2 dikeranjang lainnya”. Gue rasa kebahagiaan juga begitu. Gue gak seharusnya meletakkan seluruh telur2 kebahagiaan gue di keranjang cinta. Karena keranjang cinta gue udah pernah jatuh ketika gue letakin semua telur gue disana. Gue gak mau se desperate dulu lagi.

Gue pengen punya banyak keranjang untuk nempatin telur2 kebahagiaan gue. Kalo ada keranjang yang jatuh, gue masih punya banyak telur di beberapa keranjang lainnya...

Mudah-mudahan ini cuma soal terjebak nostalgia kayak lagunya Raisa :D

Gue hidup saat ini, bukan hidup di masa lalu... tuhan udah ngasih banyak telur2 kebahagiaan untuk hidup gue. Nanti kalau terus menyesali masa lalu, gue malah di anggap nggak bersyukur lagi... :D
Gue jadi ingat salah satu dari ayat favorit gue yang artinya begini: “boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu. Dan boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik untukmu.

Ahh... Tuhan memang maha baik yaaa... :D


Let’s move on!!! Yayaya........ :D

Tidak ada komentar:

Posting Komentar