Senin, 06 Juli 2015

chaos

Setiap orang pasti pernah punya masa chaos alias masa dimana dirinya sangat kacau. Yang ngebedainnya itu cuma kapan waktu dia ngelewatinnya.

Ada yang chaosnya pas masih muda, paruh baya, atau udah tua.

Ada yang menyadari dirinya chaos. Ada yang menyangkal dan menganggap dirinya fine2 aja. Yang menyangkal ini justru mengundang bahaya laten. Karena sangkalannya akan menjadi bom waktu yang sewaktu2 bisa meledak kapan aja.

Mending mana? Chaos waktu masih muda atau pas udah tua? Yaa pas masih muda lah.

Lo salah masih muda orang lain maklum "yaudah sih namanya juga anak muda". Lo salah pas lo udah tua orang bakal bilang lupa umur lah, ga tau malu lah. Salah itu gak dosa lagi. Yang dosa itu udah tau salah bukannya belajar dari kesalahannya tapi malah diulangin lagi. Salah itu malah bagus kalo dari salah itu kita justru jadi belajar banyak hal dari kesalahan itu.

And than, why we so much care what the people talking about us ?

Orang bilang just be yourself aja. Tapi pas jadi diri sendiri malah di omongin ih kok dia jadi gitu sih? Ih tu orang kenapa?

Yaudah deh. Pada akhirnya juga mau bener atau salah tetap aja bakal ada orang yang gak suka dan ngomongin kita. Jadi problem solving nya yaa emang ga usah peduli apa kata orang. Kita kan manusia. Bukan iblis yang 100% jahat juga bukan malaikat yang 100% suci. Manusia emang tempatnya salah kok...

Life is too short to listening and understanding what the people want.

Diri kita adalah semesta, orang lain aja yang suka membuat kita merasa kecil.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar