Sabtu, 06 Februari 2016

dewasa itu apa?

Dewasa itu apa sih? Sampai batas mana kita bisa dianggap dewasa?

Gue percaya dewasa itu bukan ditentukan oleh usia. Gue sering kok nemuin orang dewasa yang immatured dan bukan sekali dua kali juga gue nemuin anak kecil yang gue anggap pemikirannya lebih dewasa. Terkadang gue sendiri pun bisa bersikap dewasa dan terkadang juga gue bisa bersikap kayak anak kecil (terutama pas lagi ngambek) semua itu muncul begitu aja, bukan karena sengaja gue buat-buat.

Tya pernah bilang, semua orang dewasa adalah anak kecil yang pura-pura menjadi dewasa. Gue setuju, kebanyakan dari kita menjadi dewasa karena tuntutan dan tekanan dari lingkungan kan?

Gue tau mana hal baik, mana hal buruk, patut, dan tidak patut, mengerti akan sebab akibat, gue bisa bedakan dan mengerti semuanya dengan jelas.

Tapi terkadang,gue merasa lelah jadi orang dewasa,

Gue lelah untuk terlalu sering mendengarkan apa kata orang, gue lelah untuk selalu berusaha mengerti orang-orang disekeliling gue, gue benci alasan orang-orang supaya gue bisa memaklumi. Bahkan terkadang untuk hal-hal yang bersifat realistis gue diharuskan menekan sifat kekanak-kanakan gue. Gue benar-benar lelah dengan semua itu.

Gue bosan jadi orang dewasa.

Gue bosan terlalu jinak dan gak pernah membantah.
Gue bosan untuk membuat orang lain merasa nyaman sementara gue merasa terganggu.
Gue bosan bersopan santun sama orang yang belum tentu menghargai gue.
Gue bosan pura-pura tertawa dengan candaan orang yang gue pikir sama sekali gak lucu.
GUE BENCI DI NASEHATIN KAYAK ORANG BEGO. Gue gak bego, orang yang kebanyakan nasehatin gue yang bego!

Salah gak sih gue nuntut begini?

SHOUD I HAVE TO SAY "I'M SORRY FOR BEING ME"?


Gue cuma butuh space untuk jadi apa yang gue mau tanpa ada intervensi dari apapun dan siapapun. Udah itu aja, sesederhana itu...








Now playing: jessie j - who you are

Tidak ada komentar:

Posting Komentar