Kamis, 17 Maret 2016

faktor turunan

Gue percaya banget yang namanya karakter itu adalah faktor keturunan. Yaa meskipun lingkungan juga berpengaruh sih, tapi faktor keturunan tetap menjadi yang paling dominan.

Gue punya beberapa orang sahabat dan selama bersahabat dengan mereka gue mengenal baik keluarganya, dari mengenal keluarganya itulah gue jadi bisa tahu karakter sahabat-sahabat gue ini mirip bapaknya atau ibunya. Dan gue pikir gue beruntung punya sahabat yang berasal dari keluarga yang baik-baik. Beneran baik-baik loh yaa, bukan sok baik. Beda itu...

Gue juga punya sepupu yang kelakuannya plek-keteplek sama bapaknya. Hobi cari mukanya (yaampun kasihan banget gak sih? muka kok dicari-cari, rasanya pengen gue sedekahin muka gue yang gak seberapa ini), gak tau dirinya, belagunya, jago ngebacotnya, tapi UNTUNGNYA nih, dia menurunkan ketololan yang tiada terkira juga dari orang tuanya. Nah sialnya gue, keluarganya dia termasuk sanak famili yang dekat dengan keluarga gue. WTF!!!

Berangkat dari hal itu, sekarang tiap kali gue mau naksir cowok pasti pengen lihat dulu karakter keluarganya gimana. Gak salah sih apa kata orang tua jaman dulu bilang, bibit-bebet-bobot ngaruh banget!

Dunia ini seperti cermin, kalau mau tahu karakter asli anaknya lihat aja orangtuanya. Terutama bapaknya, karena gen anak lebih cenderung mirip bapaknya. Bapaknya tukang kawin insyaallah anaknya tukang kawin juga, bapaknya suka mukul istrinya (apalagi sampe dilihat anak laki-lakinya) insyaallah anaknya bakal mukul istrinya juga. Meskipun kalo soal keyakinan gue masih meragukan sih yaa, misalnya bapaknya soleh banget yaa belum tentu juga anaknya bakalan ikutan soleh. Karena setahu gue iman itu tidak diwariskan tapi ditularkan pada anak.


Intinya.. Pohon nangka itu pasti berbuah nangka, gak mungkin tiba-tiba keluar cempedak walaupun bentuknya mirip. DAN PASTINYA, pohon kedondong tidak mungkin berbuah apel!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar